DICARI : Dukungan untuk bikin website Kimia Undip yang permanen

16 Februari 2009

Setelah hampir 2 tahun blog ini hadir di ranah maya, saya merasakan ruang gerak website kimiaundip.wordpress.com makin terasa sempit untuk kegiatan diskusi, cari informasi, curhat, tukar-kirim kabar, atau sekedar kangen-kangenan. Kecepatan akses dan fasilitas yang terbatas adalah salah satu kelemahan website blog yang memakai fasilitas gratisan seperti yang dipakai saat ini. Meski begitu, blog yang numpang di WordPress.com ini sedikit banyak bisa jadi jembatan antara alumni di luar kampus dan civitas akademika seperti dosen dan mahasiswa yang ada di dalam kampus.

Hanya saja, semakin hari, blog ini jadi tidak user-friendly dan tampak ketinggalan jaman. Setidaknya untuk berkomunikasi antar pemakai hanya bisa mengandalkan fasilitas komentar yang ada di bagian bawah dari tiap posting/artikel. Padahal sangat dimungkinkan, blog ini menjadi forum online yang bisa mengelola berbagai aspirasi, informasi dan pendapat secara lebih rapi, teratur, terorganisasi dan tentu saja lebih mudah untuk digunakan (seperti kaskus.us).

Nah, dari pemikiran tadi, saya punya angan-angan, ide atau tepatnya pemikiran untuk mendesain dan membangun ulang blog ini menjadi website yang permanen. Kebetulan saat ini saya punya proyek website yang modelnya tidak jauh-jauh berbeda dengan forum online yang saya maksud di atas. Jadi tidak ada kendala berarti untuk membangun dan mendesain ulang website ini menjadi website yang lebih profesional.

Kira-kira website itu nanti berisi hal-hal berikut:

1. Berita

2. Arsip

3. Galeri foto/video

4. Forum diskusi online

5. Link (taut) ke situs-situs penting

6. Database alumni

7. Instant Messenger

8. Agenda kegiatan

9. Buku tamu

10. Statistik

dll.

Selain itu, website yang masih di angan-angan itu memiliki kelebihan sbb:

1. Lebih mudah dan cepat diakses (saya rencanakan memakai server IIX yang berada di Indonesia, tidak di Amerika seperti yang dipakai WordPress)

2. Tampilan lebih menarik

3. Bersifat komunitas

4. Lebih mudah digunakan, dan

5. Melibatkan semua anggota civitas akademika Kimia Undip untuk menjadi kontributor.

Kira-kira website yang baru nanti akan beralamat di :

http://www.kimiaundip.edu

atau

http://www.kimiaundip.org

bisa dilihat bukan? tidak ada lagi embel-“wordpress.com” di belakang kata “kimiaundip”. Juga tidak lagi memakai “.com” sebagai akhir karena hal itu merujuk pada lembaga komersial atau bisnis–sesuatu yang jelas-jelas bukan urusan jurusan Kimia Undip. Pemilihan nama domain itu masih bisa diperdebatkan, demikian penggunaan akhiran .edu atau .org, sangatlah fleksibel untuk dibicarakan.

Yang lebih utama, dengan memakai alamat tersebut, pasti ada konsekuensi yang harus ditanggung. Terutama adalah adanya biaya untuk membeli nama domian (kimiaundip.org atau kimiaundip.edu atau lainnya) dan biaya sewa hosting. Rinciannya sebagai berikut :

a. Nama domain (pertahun)

= Rp 125.000,00 (seratus dua puluh lima ribu)

b. Sewa hosting (pertahun untuk 300 MB)

= Rp 350.000,00 (empat ratus lima puluh ribu)

atau menggunakan harga Paket yaitu domain sekaligus sewa hosting sebesar Rp 600.000,00 pertahun. Rinciannya lihat di SINI.

Sebenarnya ada biaya lain yaitu biaya produksi website (redesign), tetapi karena ini adalah proyek untuk kepentingan bersama, saya bersedia tidak dibayar untuk membangun website. Sedangkan biaya lain-lain, terus terang saya (saat ini) tidak siap menanggungnya. Apalagi biaya itu harus dibayar di muka. Alasannya sederhana, saya tidak ingin egois dianggap sebagai “penguasa” website ini.

Saya juga tidak mau website ini jadi milik pribadi atau orang-orang tertentu karena tujuannya memang untuk semua sivitas akademika Kimia Undip. Siapa saja bisa menulis, melempar opini, meminta masukan, atau sekadar membaca. Tak ada pembatasan siapa yang boleh dan yang tidak boleh. Alasan lain, saya tidak punya cukup banyak uang🙂.

Lantas siapa yang akan menanggung biaya tersebut? Mari kita jawab bersama-sama. Beberapa kemungkinan adalah :

1. Memakai dana taktis dari jurusan Kimia atau FMIPA undip

2. Dana dari sponsor

3. Donasi dari alumni, dosen, atau mahasiswa.

Saya yakin kalau ditanggung bersama-sama, dana sebesar itu bukanlah jumlah yang besar. Namun kalau mengandalkan dari dana taktis jurusan kimia atau FMIPA Undip, saya rasa juga akan melewati prosedur yang lama. Demikian bila memakai opsi nomor 2, masih butuh waktu untuk terealisasi. Saya kira inilah tantangan dan ajang pembuktian bagi para alumni untuk berkiprah :)) Jadi, silakan artikan sendiri maksud tulisan saya ini hehehehe….

Berikutnya tentu saja harus dipikirkan siapa yang mau jadi sukarelawan untuk menjadi administrator, penyunting, penulis atau sekadar pengunjung. Juga untuk forum diskusi online, harus ada yang bersedia menjadi moderator. Jelas-jelas saya tidak sanggup seorang diri mengurusi demikian banyak peran itu. Ada yang tertarik?

Karena masih sebatas ide, saya berharap rekan-rekan dari Jurusan Kimia, adik-adik mahasiswa dan para alumni mau dan tak segan mencaci maki, memberi saran, mengkritik, atau mungkin mendonasikan sebagian hartanya untuk kepentingan bersama ini. AYO SIAPA BERANI ?

Sri Nanang Setiyono

snsdotcom@yahoo.com

32 Tanggapan to “DICARI : Dukungan untuk bikin website Kimia Undip yang permanen”

  1. SETUJUUUUUUUUUUU…………………..!!!!!!!!!!!! pak Nanang….. memang ok…………. BTW saya mau urunan jika itu di realisasikan… tapi untuk mengelola website….. wektuku sing ora ono…. jadi saya kira pengelolaan website serahkan aja ke jurusan….hehehehehe…..

  2. dedy said

    Sekedar konfirmasi……silakan dibuka http://www.kimia.undip.ac.id

  3. Nanang said

    Ternyata sdh ada website resmi dari Jurusan Kimia di http://www.kimia.undip.ac.id, cuma masih harus ditunggu apakah bisa menampung suara-suara alumni dan “orang-orang di luar kampus”. Saya kira tak ada salahnya bikin website lain tetapi harus ditekankan sebagai unofficial website (soalnya yang official sudah ada je🙂. Di website resmi tadi juga belum kelihatan ada tempat untuk forum diskusi dan menampung usulan, kritik, masukan, dari luar, termasuk untuk sekadar kangen-kangenan yg tidak resmi.

    Gimana nih rekan2 alumni, silakan saya dicaci maki kalo perlu….makin banyak suara makin baik kan. Toh sekarang bukan jamannya lagi informasi hanya dari sumber2 resmi…..

  4. M.Asyari said

    Good idea pak Nanang,..saya kira para alumni siap memberi dukungan baik moril maupun materiil, dan website alumni ini akan bisa berdampingan sinergis dg web kimia.undip.ac.id, diharapkan website ini sbg ajang unjuk informasi aktual dan berkualitas ttg perkembangan kimia dan dunia kerja, sedangkan web kimia.undip.ac.id berperan sbg rujukan informasi perkembangan akademis, intinya OK lah idenya, kami tunggu realisasinya.

  5. djoem said

    musti transfer ke no rek siapa nih…. kalau bisa BCA

  6. Iyo.. setuju….. kalau di kimia.undip.ac.id resmi banget….. kita bikin kimiaundip underground hehehehe…. saya kira direalisasikan cukup baik usulan pak nanang ini…..

  7. W. H. Rahmanto said

    Saya dukung penuh. Tetapi, nama “kimiaundip” masih berkonotasi seolah-olah milik Kimia-MIPA UNDIP atau bisa juga Kimia Teknik UNDIP, mengingat kata KIMIA bisa berkonotasi “sains” atau “teknik”. Saya sarankan lebih bercorak-warna satu “Cluster Alumni” yang bisa menjadi kebanggaan alumni.
    Dana? Wah saya sama sekali tidak setuju menggunakan dana taktis Kimia-MIPA UNDIP, tak ada alokasi untuk itu. Nanti malah jadi sangat terikat. Istilahnya, jadi tak ada kebebasan pers. Jangan campur aduk lah, gunakan saja sistem donasi sukarelawan (alumni, dosen yang bersedia, mhs, atau siapa saja yg relevan, plus sponsorship).
    Saya mau lah jadi salah satu kontributor tulisan + dananya.
    Oke? Viva NanangSe

  8. W. H. Rahmanto said

    Tetapi jangan “underground” lah. Sama-sama resmi, satu milik Jurusan Kimia-MIPA UNDIP, satunya lagi (sebagai sparing partner) milik Alumni. Masukan-masukan yang disampaikan (asalkan memenuhi kaidah tata-krama) pun bisa menjadi resmi (karena melalui forum resmi). Soal masukan/usulan tidak dipakai, tak apalah. Tetapi, perencanaan institusi pendidikan tak bisa lepas dari masukan-masukan eksternal atau stake-holder (termasuk alumni).

  9. Nanang said

    Ada yang punya ide soal nama?

  10. W. H. Rahmanto said

    Ini namanya usulan, jadi masih tentatif. Biar semua bisa mengenang, saya usulkan pakai komponen kata “chemo”. Bisa untuk mengenang “Chemo Solidarity Forever” kan?
    Misal: “chemosol_undip”. komponen kata kimiawi “sol” (sol-gel) juga merupakan singkatan dari “solidarity”.

  11. W. H. Rahmanto said

    Tetapi, konon kalau pakai “_” agak bikin repot.
    Atau: “chemo.sol.undip”, tetapi bagi yg mau search, “.” dan terlalu panjang, merepotkan.
    atau terserah Nanang sajalah sebagai ahlinya, bagaimana mengaturnya.
    Sekali lagi, ini usulan. Sangat tentatif.

  12. Menurut saya nama ndak terlalu penting… mau chemo, chemi, chemong…. terserah pak nanang.. yang penting gampang diingat…. lha wong kalau saya yg bikin kasih nama Tegar aja biar sama dengan nama anak saya jadi mudah diinget…hehehehehe….

  13. Nanang said

    Memang nama tidak terlalu penting, hanya secara teknis bila nama itu susah diingat atau susah dieja, bakal jadi masalah buat pengunjung baru. Di sisi lain, secara marketing, nama adalah merek yang membawa persepsi. Contohnya seperti acaranya Tukul yg dari Empat Mata jadi Bukan Empat Mata yang tetap saja mempertahankan nama Empat Mata. Persepsi orang sudah terbentuk kalau Empat Mata itu ya Tukul Arwana.

    Dg alasan itu agak susah kalau nama kimia undip harus diganti nama lain, karena sudah telanjur timbul persepsi kalau website ini adalah soal masyarakat (jurusan) Kimia Undip. Jadi yang mungkin adalah menambah “sesuatu” di depan atau di belakang nama KimiaUndip itu.

    Sayangnya “sesuatu” itu belum juga ketemu…

  14. M.Asyari said

    Usul mas Nanang…
    Url tetap: http://www.kimiaundip.org (simpel, mudah diingat, kalau ada orang lain nyasar malah bagus sekalian promosi, ya kan?…jangan lupa blog kimiaundip sdh dpt rangking teratas oleh mbah google loh…coba aja ketik kimia undip, pasti yg teratas blog kita iya kan?, ini benar2 prestasi bagus) sedangkan nama di dalam situs: “Alumni dan Sivitas Akademika Kimia MIPA Universitas Diponegoro”, utk menjelaskan bhw ini adalah kolaborasi antara alumni dg S.Akdmka Kimia Undip, mekaten usul kula.,mangga bade lengser kekasur rumiyin,..nek wartawan mestine esih melek opo maneh mlm mingguan ya tho mas Nanang?

  15. Othman said

    Ya setuju banget … Nggak enak juga cah 91ra enek sing muncul hee3, Apasajalah webnya Asal jangan pake namaku ha3 ntar semakin tenar, padahal tidak jadi caleg lho…Nggak nyambung Oke tak dukuuuuung!

  16. djoem said

    mas Othman, yang gemuk, putih agak gemuk… klo anak 94 sebut abri amerika?

  17. Ciep98 said

    Mas Na2ng sy s7 bgt,biarlah yg resmi ada tdk mslh mlh memperkaya dan memberi pilihan.sy jg idem kaya pak Djoem di ksh aja no rek insya allah bnyk yg mau urunan.mslh nama manut mawon asl jgn yg brt2

  18. ruseno said

    Mas Nanang,
    Menyusul tanggapan pak-pak dan mas-mas terdahulu, saya setuju dan mendukung ide mas nanang untuk men-set up website kimia undip. saya sepakat dengan sistem donasi dari alumni,dosen,mahasiswa dan/atau relawan. Nah, donatur bisa transfer langsung ke no. rek. tertentu gitu mas.
    Mengenai nama, saya usul nih. Sekalian kampanye bahwa bahan kimia tak selamanya merugikan, maka namanya yang mengangkat hal itu.
    misalnya: http://kimiasehatindonesia.org,

    eta heula nu tiasa abdi usulkeun nya…….nuhun pisan atuh.

  19. W. H. Rahmanto said

    Soal nama, rasanya usulan bakhri bagus juga: wscf.
    Singkat, mudah dieja dan diketikkan, penuh kenangan. Bukankah blog ini juga berfungsi untuk “indehoy”, atau “rendezvous”, atau “temu-kangen” para alumni “WSCF”?

  20. wah… singkatan opo kuwi WSCF ? gimana kalau PDSK saja… nama itu sangat populer lho… hehehehe….

  21. djoem said

    saya ingat nama itu dipakai temen2 angkatan 95 dan 96, dikarenakan Ospek tahun 1997 dilarang…
    ya… Wahana Solidarity Chemo Forever…
    Ketika itu tinggal Bang Feri, Mas Bram, Mas Ajun alias buto Terong masih ada

  22. djoem said

    itupun karena temen2 1997 ngotot minta diospek anehkan…

  23. Nanang said

    Sekarang soal donasi, siapa nih yang bersedia jadi bendahara? Sy ada rekening bank Muamalat, tapi syngnya blem bisa internet banking. Jd yang punya rekening BCA saja ya….

    Nanti mekanismenya, setelah melakukan transfer, lakukan konfirmasi via sms atau tulis tanggapan di sini. Jadi semuanya transparan dan akuntabel…

  24. agus w said

    heee…. jadi inget kita dulu jadi obyek pertama WSCF…

    Mas nanang pa kabar? Masih di radar atau udah di satelit nich?

  25. hmkundip said

    Assalamualaikum.. mas nanang,mas2x, mba2x,bapak dan ibu dosen..

    saya dari dept.4 jarikom HMK,ingin memberi tahu bahwa HMK sendiri sekarang sudah mempunyai blog sendiri..
    silakan di lihat-lihat

    http://hmkundip.wordpress.com

    maaf blum bgitu bagus..harap maklum masih pemula..

    atas perhatiannya..
    terima kasih.

  26. ayo nang lek di gawe wae… pake rekeninge dosen kimia undip aja… kalau bisa rek bank bni….. hehehe…

  27. Nanang said

    Lihat logo HMK, saya jd ingat, dulu ikut berangan-angan membuatnya. Juga logo transpala (yg gambar tapak kaki), saya bikin bersama Dadih ’92 di kamar kos sambil merenung gak jelas hehehe. Bareng anak2 angkatan 95, sy juga tuh bikin Mabok (majalah tembok) Transpala, eh masih ada gak ya?

    Buat adik2, gak perlu minta maaf, lha wong ga ada yang salah kok. Soal belum bagus nanti kan bisa dibagusin lagi. Keep the spirit ya….

    Gimana tuh Polimer, bisa terbit rutin ga?

    Buat pak Arman, website sudah mulai saya bikin, nanti versi demonya akan saya unggah dan bisa dilihat untuk di-caci maki. Sabar ya….Apa pak Arman saja rekeningnya dipampang di sini?

  28. wakakakak…. ojo rekeningku… entar diperiksa kpk ..gawat…. BTW buat adik-adik hmk… tetap semangat ! pokoke mak nyuss…. kami dulu tahun 1988 membuka alas tembalang benar-benar nggak nyangka kalau kimia undip bisa semaju ini….

  29. Tri Suhartini said

    WSCF, CSDW, PDSK, CJDW… kependekan dari apa saja itu? Asing: angkatan 91 tak mengenalnya!
    Mohon jangan gunakan inisial, lebih baik memakai akronim atau apapun kata yg lebih ear-catching, agar mudah ditemukan, bahkan oleh seorang yang belum mengenal sekalipun. Bukankah demikian lebih inklusif?

  30. mega said

    wah…,senengnya buka alamat ini.
    ternyata banyak alumni kimia yang masih tetep komunikasi satu sama lainnya. salam kenal buat semuanya, saya angkatan 2008.
    masih terlalu baru di kimia.

  31. HMK buat website sendiri aja…
    Hub saya menteri NIC BEM FMIPA UNDIP..2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: